Minggu, 02 November 2014

Maung Bandung ditahan imbang macan kemayoran di kandang

*** Maung Bandung di tahan Macan kemayoran di kandang***




Dihadang – Pemain depan Persib Bandung, Tantan berusaha melewati hadangan yang dilakukan pemain belakang Persija Fabiano, Pertadingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat ini berakhir imbang. (Dea Andriawan).


Bandung -- Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta memang sempat tertunda beberapa bulan karena ada beberapa faktor yang membuat pihak Persija enggan bertanding di kota Bandung, ini membuat PSSI induk sepak bola Indonesia mengubah jadwal pertandingan kedua tim yang terkenal rival dalam segi klub maupun supporternya yang fanatik.

Namun pada Kamis, (08/05). Pertandingan yang dikenal dengan El Clasico Indonesia akhirnya digelar di Stadion Si Jalak Harupat (SJH). Soreang, Kab.Bandung. Dalam pertandingan yang dipimpin Prasetio Hadi wasit asal Surabaya tersebut memang cukup kerasa dan tensinyapun sangat tinggi, dalam pertandingan tersebut pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman kembali menurunkan tim terbaiknya dengan ujung tombang Djibril Coulibaly dan Ferdinand Sinaga namun dalam posisi sayap kanan M.Ridwan digantikan oleh Tantan karena mengalami cidera patah pada tangannya, selain itu pada posisi bek kiri, Djajang menurunkan Jajang Sukmara yang menggantikan Tony Supcipto yang kondisinya kurang fit. Dikubu yang berlawanan Benni Dolo menurunkan Striker andalannya Ivan Bosnia dan Ramdani Lestaluhu.

Persib Bandung yang berada di peringkat dua klasemen ingin mengamankan posisinya tersebut sebelum menghadapi putaran kedua Indonesia Super League (ISL). Dari 9 kali bertanding Supardi Cs mengemas enam kali menang, satu kali imbang dan dua kekalahan dengan total 19 poin. Sementara Persija Jakarta mengemas 17 poin yang membuat anak asuh Benni Dollo nangkring urutan ketiga klasemen sementara.

Dalam pertandingan yang ditonton 27.200 orang sangat menjanjikan pertandingan yang seru, terbukti hanya beberapa menit pertandingan pertama dimulai tepatnya pada menit ke-7 pemain belakang Persija Ismed Sopyan menjatuhkan Jajang Sukmara akhirnya wasit meniupkan pluitnya dan Persib mendapatkan tendangan bebas didepan gawang Persija Jakarta yang dijaga Andrytani, tendangan bebas yang dilakukan Firman Utina masih melayang diatas gawang Persija.

Pada menit ke-25 Persib kembali melakukan serangan dari sisi kiri pertahanan Persija yang dibangun Supardi dan Tantan yang menyusuri sisi lapangan, namun kembali serangan yang dilakukan dari pertahanan ini kembali sia-sia setelah tendangannya masih menyamping dari gawang Andrytani.

sampai menit akhir babak pertama Persib masih menguasai pertandingan bisa dilihat dari Ballposesion yang menyampai 60% - 40%, Persija hanya mengandalkan serangan balik hasil kesalahan Para pemain Persib, namun sampai wasit Setio Hadi membunyikan pluit tanda berkahirnya babak pertama skor masih sama kuat 0-0.

Memasuki babak kedua Tantan diganti mantan pemain Persija Jakarta, Atep masuk pada awal babak kedua, untuk menambah daya gedor dari sisi sebelah kanan, namun tetap saja pertahanan Persija yang di komandoi sang kapten, Fabiano masih koko dalam mengawal para juru gedor Persib seperti Djibril Coulibaly dan Ferdinand yang pergerakan difakumkan para pemain belakang Persija Jakarta.



Pertandingan yang beberapa kali dihentikan akibat lemparan yang dilakukan supporter Persib kepada pemain Persija membuat para pemain Persija sempat melakukan boikot pertandingan dengan keluar lapangan membuat wasit setio hadi dan panpel melakukan diskusi, namun pertandingan kembali berjalan setelah ada persepakatan antara pihak, kepolisian, panpel dan kedua tim yang bertandingan.

Padfa menit ke-77 Ferdinand Sinaga melakukan soloran dari sisi kiri pertahanan Persija, namun bola yang diberikan kepada Atep masih bisa ditahan kiper Persija jakarta setelah tendangan menyusur tanah masih lemah. Sampai akhir menit tambahan waktu tidak ada gol yang tercipta dari kedua tim, pertandingapun berkahir imbang dengan kedudukan 0-0.

Dalam Confersi Pers pelatih Djajang Nurjaman memberikan mkomentar tentang permainan anak asuhnya yang bersemangat namun hasilnya belum memuaskan, meski begitu Djajang tetap memuji permainan anak asuhnya, meski beberapa kali terkena provokasi dari tim lawan namun pemainnya tetap focus dalam pertandingan, “Sepanjang pertandingan anak-anak semuanyasangat bersemangat untuk menciptakan gol, namun saja Persib belum menemui keberuntungan, meski begitu saya meyayangkan tindakan oleh beberapa pemain Persija yang melakukan provokasi sehingga pertandingan beberapa kali terhenti,” Ujarnya.


Dikubu lawan pelatih Persija, Benni Dollo langsung dievakuasi menggunakan kendaraan bara kuda yang disediakan oleh pihak kepolisian, untuk menjaga keamanan tim Persija semua pemain dan official langsung dievakuasi ketempat yang aman. (Rizal Fadillah S).

0 komentar:

Posting Komentar

follow

Mengenai Saya

Foto saya
Akun Lainnya : Twitter&Instagram : @Rizalfadillah Facebook : Rizal Fadillah Siptriandy