***Hari Raya Imlek Menjadi Moment Berbagi dan Ladang Rezeki Bagi
Anak-Anak***

Rebutan – Salah
satu umat Lee Pao (51) yang baru keluar
dari vihara langsung diserbu anak-anak yang menunggu didepan gerbang sejak pagi
hari untuk mendapatkan ampao.
Perayaan
hari raya imlek yang ke 2565 ini mungkin menajdi salah satu hari yang ditunggu
oleh semua umat Thionghoa, tidak terkecuali bagi anak-anak yang berada
disekitar Vihara TandaBhakti dijalan Klenteng no 3 Bandung, bagi anak-anak hari
raya imlek menjadi lading rezeki.
Selain
itu hari raya imlek juga menjadi moment dimana umat Thionghoa berbagi sebagian
hartanya kepada kerabat dan bagi orang-orang yang tidak mampuh, khususnya
anak-anak yang sering berkumpul di depan Vihara dari pagi hari hanya sekedar mencari
sepucuk ampao.
Salah
satunya Lee Pao atau sering dipanggil
Gunawan (51), yang ditemui seusai beribadah, dirinya mengatakan bahwa hari raya
imlek menjadi hari yang special bagi dirinya dan semua umat Thionghoa karena
dirinya bersama keluarga mempunya tradisi berbagi ampao kepada kerabat dan
orang-orang sekitarnya.
“Kami
sekeluarga setiap perayaan hari raya imlek memiliki kebiasaan rutin berbagi
ampao ataupun bertukar kado, kebiasaan ini sudah berjalan sejak nenek moyang
kami,” Ujarnya kepada BandungOke.Com (31/01).
Pria
asal Samarinda yang lama menetap di Bandung ini mengujar dalam perayaan hari
raya imlek dirinya ingin semua umat beragama saling toleransi dan saling
berbagi kebahagiaan, “Semoga dalam hari yang penuh kebahagiaan ini kita semua
bisa saling berbagi kebahagiaan dan berbagi sebagian yang kita punya kepada
semua orang,” tambahnya.
Ditemui
ditempat yang sama, Rizki (12) salah satu pencari ampao mengatakan dirinya
sudah hampir 3 tahun menjadi pencari ampao ketika hari raya imlek datang,
setiap harinya Rizki bisa mendapatkan minimal uang sebesar Rp.250.000.
“Saya
bersama teman-teman yang lainnya sejak pagi sudah menunggu didepan gerbang
Vihara untuk mendapatkan ampao dari para pengunjung Vihara yang selesai
beribadah, lumayan hasil dari semua ini bisa untuk jajan dan sisanya dikasih
kepada orang tua terkadang ketika ramai pengunjung pendapatan bisa banyak dan
saya tabung uangnya,” katanya sambil tertawa.(Rizal Fadillah S)







0 komentar:
Posting Komentar