Minggu, 02 November 2014
Aksi Mahasiswa
02.07
No comments
Aksi Mahasiswa -- Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi demo di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Sabtu (18/01). Dalam Aksinya ini mereka menuntut kinerja akademisi yang belum maksimal selain itu melakukan orasi dan melakukan teatrikal dengan membawa beberapa kertas bertulisan tuntutannya.
01.45
No comments
Mengangkat Gunungan -- Sejumlah Abdi Dalem mengangkat Gunungan di halaman Kraton Yogjakarta, Minggu (16/02). Acara tersebut untuk memperingati Maulid Nabi di Yogjakarta. Acara ini menyedot ribuan warga untuk mendatangi Kraton.
Tersenyum
01.36
No comments
Tersenyum -- Salah satu Abdi Dalem tersenyum ketika para fotografer mengambil gambar, ini merupaka acara peringatan maulid nabi yang digelar Kraton Yogjakarta.
Pedagang Bawang
01.55
No comments
Pedagang Bawang -- Seorang pedagang sayur-sayuran mengeluhkan pasokan bawang di Kabupaten Bandung, seperti yang dialami Ade, Pedagang bawang di pasar Baleendah Kab.Bandung, Senin (13/10). Ia mengeluhkan pasokan bawang di pasarnya mulai sulit dikarenakan musim kemarau panjang sehingga kiriman dari petani berkurang.
Penambang Pasir
01.49
No comments
Penambang Pasir -- Ayi (kiri) bersama anaknya Ikbal (kanan) setiap harinya bekerja sebagai penambang pasir di sepanjang aliran sungai Cikapundung Desa Andir, Baleendah Kab.Bandung, Senin (13/10). sudah hampir 2 tahun ini Ayi menggantungkan hidupnya sebagai penambang pasir. namun ayi mengeluhkan sampah yang berada di sungai Cikapundung sangat mengganggu pekerjaannya ini, ditambah limbah pabrik yang dibuang oleh oknum sehingga membuat air menjadi pekat hitam dan berbau.
Maung Bandung ditahan imbang macan kemayoran di kandang
01.33
No comments
*** Maung Bandung di tahan Macan kemayoran di
kandang***

Dihadang – Pemain depan Persib Bandung, Tantan
berusaha melewati hadangan yang dilakukan pemain belakang Persija Fabiano,
Pertadingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat ini berakhir imbang. (Dea
Andriawan).
Bandung --
Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta memang sempat
tertunda beberapa bulan karena ada beberapa faktor yang membuat pihak Persija
enggan bertanding di kota Bandung, ini membuat PSSI induk sepak bola Indonesia
mengubah jadwal pertandingan kedua tim yang terkenal rival dalam segi klub
maupun supporternya yang fanatik.
Namun pada Kamis, (08/05). Pertandingan yang dikenal
dengan El Clasico Indonesia akhirnya digelar di Stadion Si Jalak Harupat (SJH).
Soreang, Kab.Bandung. Dalam pertandingan yang dipimpin Prasetio Hadi wasit asal
Surabaya tersebut memang cukup kerasa dan tensinyapun sangat tinggi, dalam
pertandingan tersebut pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman kembali
menurunkan tim terbaiknya dengan ujung tombang Djibril Coulibaly dan Ferdinand
Sinaga namun dalam posisi sayap kanan M.Ridwan digantikan oleh Tantan karena
mengalami cidera patah pada tangannya, selain itu pada posisi bek kiri, Djajang
menurunkan Jajang Sukmara yang menggantikan Tony Supcipto yang kondisinya
kurang fit. Dikubu yang berlawanan Benni Dolo menurunkan Striker andalannya
Ivan Bosnia dan Ramdani Lestaluhu.
Persib Bandung yang berada di peringkat dua klasemen
ingin mengamankan posisinya tersebut sebelum menghadapi putaran kedua Indonesia
Super League (ISL). Dari 9 kali bertanding Supardi Cs mengemas enam kali
menang, satu kali imbang dan dua kekalahan dengan total 19 poin. Sementara
Persija Jakarta mengemas 17 poin yang membuat anak asuh Benni Dollo nangkring
urutan ketiga klasemen sementara.
Dalam pertandingan yang ditonton 27.200 orang sangat
menjanjikan pertandingan yang seru, terbukti hanya beberapa menit pertandingan
pertama dimulai tepatnya pada menit ke-7 pemain belakang Persija Ismed Sopyan
menjatuhkan Jajang Sukmara akhirnya wasit meniupkan pluitnya dan Persib
mendapatkan tendangan bebas didepan gawang Persija Jakarta yang dijaga
Andrytani, tendangan bebas yang dilakukan Firman Utina masih melayang diatas
gawang Persija.
Pada menit ke-25 Persib kembali melakukan serangan
dari sisi kiri pertahanan Persija yang dibangun Supardi dan Tantan yang
menyusuri sisi lapangan, namun kembali serangan yang dilakukan dari pertahanan
ini kembali sia-sia setelah tendangannya masih menyamping dari gawang
Andrytani.
sampai menit akhir babak pertama Persib masih
menguasai pertandingan bisa dilihat dari Ballposesion yang menyampai 60% - 40%,
Persija hanya mengandalkan serangan balik hasil kesalahan Para pemain Persib,
namun sampai wasit Setio Hadi membunyikan pluit tanda berkahirnya babak pertama
skor masih sama kuat 0-0.
Memasuki babak kedua Tantan diganti mantan pemain
Persija Jakarta, Atep masuk pada awal babak kedua, untuk menambah daya gedor
dari sisi sebelah kanan, namun tetap saja pertahanan Persija yang di komandoi
sang kapten, Fabiano masih koko dalam mengawal para juru gedor Persib seperti Djibril
Coulibaly dan Ferdinand yang pergerakan difakumkan para pemain belakang Persija
Jakarta.
Pertandingan yang beberapa kali dihentikan akibat
lemparan yang dilakukan supporter Persib kepada pemain Persija membuat para
pemain Persija sempat melakukan boikot pertandingan dengan keluar lapangan
membuat wasit setio hadi dan panpel melakukan diskusi, namun pertandingan
kembali berjalan setelah ada persepakatan antara pihak, kepolisian, panpel dan
kedua tim yang bertandingan.
Padfa menit ke-77 Ferdinand Sinaga melakukan soloran
dari sisi kiri pertahanan Persija, namun bola yang diberikan kepada Atep masih
bisa ditahan kiper Persija jakarta setelah tendangan menyusur tanah masih
lemah. Sampai akhir menit tambahan waktu tidak ada gol yang tercipta dari kedua
tim, pertandingapun berkahir imbang dengan kedudukan 0-0.
Dalam Confersi Pers pelatih Djajang Nurjaman
memberikan mkomentar tentang permainan anak asuhnya yang bersemangat namun
hasilnya belum memuaskan, meski begitu Djajang tetap memuji permainan anak asuhnya,
meski beberapa kali terkena provokasi dari tim lawan namun pemainnya tetap
focus dalam pertandingan, “Sepanjang pertandingan anak-anak semuanyasangat
bersemangat untuk menciptakan gol, namun saja Persib belum menemui
keberuntungan, meski begitu saya meyayangkan tindakan oleh beberapa pemain
Persija yang melakukan provokasi sehingga pertandingan beberapa kali terhenti,”
Ujarnya.
Dikubu lawan pelatih Persija, Benni Dollo langsung
dievakuasi menggunakan kendaraan bara kuda yang disediakan oleh pihak kepolisian,
untuk menjaga keamanan tim Persija semua pemain dan official langsung
dievakuasi ketempat yang aman. (Rizal Fadillah S).
Persib Bandung menang di kandang Barito Putra
01.31
No comments
***Persib Bandung menang di kandang Barito Putra***

Semakin
Tajam – Penyerang Persib Bandung asal Mali, Djibril Colibaly menjadi pahlawan
saat timnya Persib Bandung melawat ke kandang Barito putra di Stadion Demang
Lehman dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014. Dalam pertandingan
tersebut pemain bernomor 21 tersebut mencetak 2 gol dan membawa pangeran biru
meraup 3 poin. (Rizal Fadillah S)
BANDUNG
-- Dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, Persib Bandung melakoni
laga tanda ke Stadion Demang Lehman Martapura kalimantan kandang dari Barito
Putra, Minggu (08/03), dalam pertandingan tersebut pelatih persib Djajang
Nurjaman memainkan ujung tombaknya Djibril Colibaly, selain itu pemain yang
baru saja pulang dari lawatannya dari Arab Saudi seperti Firman Utina, Ahmad
Jufrianto, M.Ridwan kembali menjadi starter dalam pertandingan meski keadannya
belum fit karena membela timnas dalam lanjutan Pra Piala Dunia Zona Asia.
Di
awal pertandingan Persib selaku tim tamu terus di gempur oleh para pemain
Barito Putra yang dimotori oleh James Koko Lomell, Pemain asal Liberia tersebut
menjadi pemain yang sangat merepotkan pertahanan pangeran biru Persib Bandung,
pada menit ke-12 James Koko Lomell berhasil melewati hadangan Ahmad Jufrianto,
namun tendangannya masih melambung di atas mistar Persib Bandung yang dikawal
Shahar Ginanjar.
Selanjutnya
pertandingan semakin seru karena permainan terbuka dari kedua tim membuat
jual-beli serangan terjadi, tepatnya pada menit ke-22 mantan pemain Barito
Putra yang sekarang menjadi bomber Persib Bandung, Djibril Colibaly berhasil
menceploskan si kulit bundar kedalam gawang Barito Putra yang di kawal kiper
kedua Joko Ribowo.
Seusai
Gol yang di cetak Colibaly, pertandingan tetap berjalan cepat, James Koko
Lomell kembali mengobrak abrik pertahaanan Persib, namun kokohnya pertahanan
persib yang digalang Vladimir Vujovic masih terlalu tangguh untuk dihancurkan,
sepertihalnya usaha yang dilakukan pemain no punggung 11, pada menit ke-34 Dedi
Hartono yang menggiring bola dari tengah lapangan berhasil melewati beberapa
pemain persib, sayangnya akserasinya masih bisa diamankan kiper Persib yang
bermain taktis, skor 0-1 untuk Persib bertahan hingga turun minum.
Pada
babak kedua tim asuhan Salahudin kembali merangkai serangan berturuti-turun
namun para gelandang Persib selalu membayang-bayangi, pertarungan di lapangan
tengah tidak bisa di hindari pada menit ke-52 captain Persib Bandung, Firman
Utina dilanggar keras oleh gelandang Barito Putra, Lucky Wahyu sehingga Persib
mendapatkan tendangan bebas.
Djibril
Colibaly memang menjadi momok pertahanan Barito Putra, pada menit ke-61, pemain
berusia 27 tahun ini berhasil menyundul bola kedalam gawang Barito Putra hasil
umpan dari pemain sayap Persib Bandung Supardi Natsir dari sisi kanan, sehingga
menambah keunggulan persib atas Barito Putra menjadi 0-2. Keunggulan ini
bertahan sampai peluit pertandingan usai ditiupkan.
Keberhasilan
Persib ini membuat posisi Persib di table klasemen naik menjadi keperingkat
ke-2 sementara grup Barat dengan mengantongi 13 poin kalah selisih 2 poin dari
pemuncak klasemen Arema, Dalam pertandingan tersebut juga menjadi ajang
comebacknya kedua bintang Maung Bandung asal Mali yang dulu meruput bersama
Barito putra yaitu Konate Makan dan Djibril Colibaly. (Rizal Fadillah S)
follow
Mengenai Saya
- Rizal Fadillah Siptriandy
- Akun Lainnya : Twitter&Instagram : @Rizalfadillah Facebook : Rizal Fadillah Siptriandy















